Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Boediono Muda Tertarik Jadi Pengusaha

VIVAnews - Wakil Presiden Boediono menyerahkan penghargaan Wirausaha Muda Mandiri kepada 12 wirausahawan muda terbaik 2009. Dalam acara ini, Boediono menyayangkan bahwa tidak ada program seperti ini saat dia masih muda.

"Kalau waktu muda ada program ini, barangkali saya tidak akan jadi menteri atau wakil presiden, tapi jadi pengusaha, jauh lebih enak jadi pengusaha," kata Boediono dalam sambutannya di Gedung Pertemuan Jakarta, Senayan, Jumat, 22 Januari 2010.

Boediono didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Mohammad, Menteri Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar, dan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal.

Boediono menyambut baik pelaksanaan program ini karena tidak sekadar membagi-bagi barang kebutuhan yang dapat habis. "Program ini mendukung dan mendorong kemampuan tunas-tunas muda kita sehingga bisa mendorong ekonomi di masa depan," ujar dia.

Program Wirausaha Muda Mandiri merupakan program tanggung jawab sosial korporat (CSR) Bank Mandiri. Program ini dimulai sejak 2007 sebagai wujud kepedulian Bank Mandiri terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia.

Pesertanya adalah mahasiswa program diploma, sarjana, dan pascasarjana. Bank Mandiri memberikan penghargaan ini kepada pengusaha muda di sejumlah bidang seperti usaha boga, industri kreatif, dan jasa.

Lebih lanjut, selain memberi manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, Boediono menilai wiraswastawan berguna mendorong perkembangan demokrasi. "Wiraswasta itu kunci demokrasi. Mereka independen, tidak harus tunduk pada struktur yang mengikat," kata Boediono.

Wirausaha Baru Diusulkan Dapat Rp 200 Miliar

VIVAnews - Departemen Perindustrian mengusulkan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk mengembangkan wirausaha baru. Usulan ini untuk meminimalisasi potensi pailit para pengusaha muda dan yang kemungkinan sulit mencari pekerjaan pada lulusan perguruan tinggi.

"Saat ini sedang disusun mekanisme pemberian bantuan," kata Kepala Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Departemen Perindustrian Dedi Mulyadi di kantornya, Kamis 29 Januari 2009.

Untuk meminimalisasi potensi pailit, kata Dedi, pemerintah akan bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi yang mempunyai inkubator-inkubator calon pengusaha baru.

Sementara itu mekanisme bantuan untuk pengusaha muda yang terancam gulung tikar, kata Dedi, akan dilakukan secara selektif. "Dilakukan diagnosis terlebih dahulu, pertama industrinya, kemudian komoditinya, baru perusahaan mana yang berhak memperoleh," katanya.

Target awal program ini, kata Dedi, akan membidik 3.000 orang wirausaha yang bergerak di sektor industri kecil dan menengah. "Misalnya, mebel, barang dari kulit, logam, atau karet," ujarnya. Bahkan, kata dia, dalam waktu dekat akan mengembangkan kerja sama dengan China untuk pengembangan mebel dan rotan dari bambu.

Pemerintah, kata Dedi, belum memasang target kapan realisasi program itu akan terlaksana. "Ini masih dalam tahap usulan ke Menteri Koordinator Perekonomian," katanya. Namun, Dedi memastikan anggaran yang digunakan akan diambil dari APBN 2009. "Untuk target awal pemerintah memperkirakan akan memakan waktu tiga tahun," ujarnya.

Indonesia Butuh 4 Juta Wirausahawan Muda

Di negara maju, jumlah pengusaha mencapai 2 persen dari total penduduk.

VIVAnews - Indonesia membutuhkan jutaan wirausaha muda untuk menunjang agar Indonesia menjadi negara maju, sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja.

"Negeri ini perlu 4 juta wirausaha muda," ujar Agus Martowardojo, Direktur Utama Bank Mandiri di acara Malam Penganugerahan Wirausaha Muda Mandiri di Jakarta, Rabu, 3 Desember 2008.

Tambahan pengusaha sebanyak itu diperlukan agar Indonesia bisa menyamai negara maju. Saat ini, di negeri ini jumlah pengusaha, baru mencapai 0,18 persen dari total populasi. Sedangkan, di negara maju, jumlah wirausaha minimal 2 persen dari total jumlah penduduk.

Agus menekankan Indonesia membutuhkan lebih banyak wirausahawan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja, bukan pencari kerja. Apalagi, jumlah pengangguran di Indonesia cukup tinggi, terutama dari kalangan generasi muda. Pada 2007, pengangguran mencapai 10,5 juta jiwa.

"Pendidikan kewirausahaan adalah cara tepat untuk mengatasi pengangguran di Indonesia," ujar Agus di acara yang turut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Menurut dia, menjadi wirausahawan merupakan pilihan sekaligus keharusan. Apalagi di tengah pertumbuhan ekonomi yang bergerak lamban dan ketersediaan lapangan kerja yang terbatas.

Melalui program Wirausahawan Muda, ia berharap bisa mengajak generasi muda menjadi generasi mandiri. Tujuannya, agar generasi muda bukan hanya menjadi pencari kerja, namun mampu menciptakan lapangan kerja.

Dalam program Wirausahawan Muda Mandiri 2008, Mandiri menobatkan enam peraih penghargaan bagi enam calon pengusaha muda. Mereka tersaring dari 1.057 mahasiswa dari 198 perguruan tinggi di Indonesia.

Untuk kategori diploma dan sarjana, para pemenangnya dari juara pertama sampai ketiga adalah Dwi Arianto Nugroho (ITB - Bandung), Asri Tadda (Universitas Hasanuddin - Makassar) dan Sinta (Universitas Lampung - Lampung).

Untuk kategori pascasarjana dan alumni, juaranya adalah Hengky Eko (S2 Universitas Indonesia - Jakarta), Juliana Pangestu (Ahli Madya UGM -Yogyakarta) dan Deni Delyandri (Universitas Andalas - Padang).

Mereka yang terpilih setelah diseleksi selama 3 bulan yang diawali dengan survei di 8 kota besar, yaitu Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar. Tim juri yang berasal dari berbagai kalangan yaitu perbankan oleh direksi Bank Mandiri, pengusaha nasional, media, perguruan tinggi.

Hacker Muda Yang Berkibar di Jagat Bisnis


VIVAnews - Bisnisnya tergolong unik dan kreatif, juga baru saja dijalani hampir tiga tahun. Namun, dalam tempo singkat, modalnya berkembang pesat hingga 50 kali lipat. Bahkan, dia pun meraih penghargaan sebagai wirausaha muda andalan.

Itulah Atthur Sahadewa Widjaja, seorang wirausaha muda yang bergerak di industri kreatif. Di kisaran usia 30-an tahun, bisnis yang dirintis dan digelutinya sukses berkembang pesat.

Padahal, ini cuma berawal dari hobi main internet dan utak-atik software antivirus sejak awal kuliah teknik informatika dari Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta pada 2000. Kegemarannya terusik saat muncul virus hallo.roro merusak file-file sampai 10 megabite pada awal 2007. Saat itu, dia pun meneliti dan membuat antivirus untuk menyembuhkan serangan virus tersebut.

Kemudian, giliran virus Brontox menyerang. Lagi-lagi, dia meneliti, menemukan antivirusnya, sekaligus membuat tutorial untuk menghapusnya. Namun, daripada susah-susah mengikuti panduan, Atthur kemudian software antivirus gratisan yang dimuatnya di virologi.info.

"Saya juga membuat bukunya agar orang tidak penasaran," kata Atthur saat dihubungi VIVAnews di Jakarta, Senin malam, 8 Februari 2010. Ketika buku diterbitkan, dia senang karena mendapatkan sambutan luar biasa. Buku berjudul "Seni Pemrograman Virus" itu sudah dicetak hingga 10 kali dimana setiap kali cetak 2000 eksemplar.

Sukses membuat buku antivirus, pria yang hobi main internet itu kemudian membuat dan menerbitkan buku lainnya. Di antaranya adalah "Empat Hari Jadi Hacker", buku kisah pengalamannya menjadi hacker ini dicetak 14 kali, setiap kali cetak sebanyak 2.500 eksemplar.

Buku lain ciptaannya yang juga best seller adalah "Monalisa Pun Tertawa" Ini adalah buku tentang teknik melakukan hacking atau meretas yang dibungkus dalam sebuah bingkai cerita. "Jadi ini kisah bagaimana memakai tools-tools di komputer dan internet untuk hacking yang dibumbui cerita."

Namun, dia mengingatkan meskipun cerita itu mengajarkan kisah tentang hacker, tetapi juga menekankan sisi-sisi positif. "Jadi, saya tidak mendorong orang untuk menjadi hacker loh. Itu kesannya jelek seperti pembobol ATM gitu."

Kendati sempat berpengalaman sebagai hacker, Atthur pun kini enggan disebut sebagai sebagai sosok peretas. Dia lebih senang disebut sebagai praktisi hacking, yang berarti orang yang bekerja di dunia peretasan komputer. Jadi, sebagai praktisi justru sebaliknya, bisa juga sebagai orang yang justru melindungi dari serangan hacker.

Sebagai praktisi hacking, dia mengingatkan soal data-data pemerintah yang mudah dibobol di internet. Misalnya saja soal pagu anggaran laporan keuangan pemerintah yang seharusnya tersembunyi. Data-data itu dengan mudah diunduh dari google. Padahal, data tersebut sangat riskan disalahgunakan.

"Kalau orang berniat buruk, bisa saja data-data itu disatukan menjadi laporan keuangan indonesia," kata pria jebolan teknik informatika dari Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta pada 2006 ini. "Itu kan bahaya kalau jatuh ke tangan orang asing yang berniat buruk pada Indonesia."

Begitupula dengan data-data perkiraan sebuah perusahaan. Dia menyebutkan contoh dua perusahaan otomotif. Dia mengatakan dari data-data di website mereka bisa diketahui forcasting data perusahaan itu. "Pesaing kan bisa saja menyewa pencuri data untuk ambil data itu, untuk menggempur saingannya."

Setelah hampir tiga tahun berjalan, bisnis yang berawal dari hobi main internet kemudian berkembang pesat. Dengan modal awal Rp 8 juta pada 2007, bisnisnya pun melejit. Sekarang total asetnya Rp 400 juta.

Usahanya mencakup software untuk melindungi server dari serangan hacker, pengembangan "sistem operasi bandit", jasa security internet, serta usaha pembuatan buku. Mitranya juga sudah banyak, seperti LIPI, Badan Informasi Strategis, lipi, Badan Rekonstruksi Aceh dan lainnya.

"Di perusahaan saya, sekarang ada 4 karyawan tetap dan 9 freelance," kata pria yang pernah DO dari di Politeknik Manufaktur ITB-Swiss karena salah ambil jurusan teknik mesin ini. Tahun ini, dia berniat membuka kantor sendiri di Jojakarta. "Saya juga sudah umroh, nikah, dan membeli mobil dengan duit hasil keringat sendiri."

Bahkan, dia juga memenangkan kompetisi wirausaha Mandiri. Dia terpilih untuk kategori wirausaha Mandiri kreatif yang membuat produk anti virus dan keamanan internet untuk memberi kontribusi bermanfaat bagi masyarakat. "Saya dapat hadiah Rp 20 juta."

Mendapatkan Rupiah dari Facebook

Sebuah program applikasi baru di facebook yang memberikan keuntungan bagi penggunanya baru saja diluncurkan. Bagi para pengguna facebook dapat mengumpulkan recehan rupiah dengan menjawab pertanyaan. Program yang hampir-hampir mirip pickjack ini memang cukup menyenangkan, karena bisa dilakukan di sela-sela waktu ber-facebook ria. Bagaimana caranya :

Pertama-tama, kamu harus memiliki account facebook. Setelah itu loginlah di facebook.

Selanjutnya, silahkan ketikkan alamat di bawah di browser kamu:

http://apps.facebook.com/bagi-bagi/index.php?fuid=100000239583105

(pastikan sudah login facebook ketika membuka halaman di atas)

Lalu jawablah setiap pertanyaan yang ada satu persatu, kunci jawaban terdapat pada link yang disediakan. Jumlah pertanyaan yang tersedia bergantung pada jumlah pengiklan, sehingga kita harus rajin tiap hari mengunjung halaman applikasi ini.

duit dari facebook

Untuk menambahkan earning, ajak semua teman-temanmu di facebook untuk ikut bermain bersama, karena semakin banyak temanmu yang ikutan melalui kamu maka semakin besar jumlah rupiah yang kamu dapatkan. Ajaklah teman-temanmu bermain lewat link referal khusus yang bisa kamu dapatkan di halaman applikasi bagian kiri bawah (perhatikan yang saya berikan garis merah pada gambar).

Bagiamana mendapatkan rupiahnya :

  1. Setiap jawaban yang benar kamu akan mendapatkan Rp. 150,-
  2. Setiap jawaban yang benar yang dijawab teman yang mendaftar lewat kamu (downline 1), kamu akan mendapat Rp. 60,-
  3. Setiap jawaban yang benar yang dijawab teman yang mendaftar lewat downline 1 kamu (downline 2), kamu akan mendapat Rp. 50,-
  4. Setiap jawaban yang benar yang dijawab teman yang mendaftar lewat downline 2 kamu (downline 3), kamu akan mendapat Rp. 40,-

Sedikit tips untuk mengumpulkan receh di program ini adalah :
1. Masuk setiap hari ke halaman applikasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan baru.
2. Ajak teman-temanmu sebenyak-banyaknya untuk ikutan bermain melalui link referal khususmu.
3. Pasang status yang memuat link referal khususmu disertai kalimat pengantar yang menarik. Nah frekensinya jangan hanya cuma sekali, tapi perhatikan jam-jam ramainya teman-temanmu online. Pastikan seluruh teman-temanmu membaca status tersebut.
4. Mengajak lewat messege juga kayaknya oke tuch hahahaha..

Buat kamu yang baru mendaftar, jangan kuatir ga bakalan bisa sukses, karena saya juga merupakan downline dari 3 orang di atas saya, namun alhasil saya bisa lebih banyak mengumpulkan rupiahnya. Intinya cuma ada pada akitfitas kita menjawab pertanyaan dan mengajak teman sebanyak-banyaknya yang juga aktif melakukan hal yang sama.

Nah kamu bisa mencairkan rupiah yang sudah kamu kumpulkan jika sudah mencapai minimal Rp. 10.000,- yang akan dikirim ke rekening yang kamu daftarkan di menu My Account.

Jadi tunggu apalagi segera login di account facebook kamu, lalu masuk ke halaman :

http://apps.facebook.com/bagi-bagi/index.php?fuid=100000239583105

Kamu juga bisa jadi teman saya di facebook di www.facebook.com/zalukhu

Two thumbs up untuk Mas Gunawan T. W yang sudah membuat applikasi ini, semangat ya mas cari advertisernya hi hi …

Mencari Uang Lewat Facebook l AYO SURVEY on Facebook


AYO SURVEY on Facebook
Aplikasi facebook terbaru made in Indonesia, yang bersedia membayar anggotanya untuk mengikuti survey2 yang mereka sediakan, dan aplikasi ini gratis 100%. Aplikasi ini launching pada Januari 2010, jadi bersiaplah menjadi leader referal teratas bila anda bergabung sekarang juga. Cukup mengklik link dibawah ini dan anda akan diarahkan pada aplikasi tersebut.

AyoSurvei adalah aplikasi facebook yang melayani perusahaan/organisasi/lembaga survei dengan menyelenggarakan survei/polling dan menyampaikan suara/pendapat membernya untuk pengembangan produk dan pelayanan lebih baik. AyoSurvei akan menyiapkan survei/polling berdasar kriteria yang telah ditetapkan oleh klien AyoSurvei, kemudian member yang memenuhi kriteria tersebut akan berpartisipasi dengan cara menjawab survei/polling tersebut.

Manfaat AyoSurvei
Member AyoSurvei akan memperoleh insentif/reward/komisi berupa uang yang dapat anda cairkan setelah mencapai batas minimal pencairan. Besarnya insentif/reward/komisi bervariasi tergantung kompleksitas survei dan jumlah pertanyaan. Member AyoSurvei juga akan memperoleh 20% dari perolehan member lain yang bergabung melalui program referal.


Saat ini AyoSurvei masih dalam tahap pra-peluncuran dan akan diluncurkan secara resmi pada awal tahun 2010.
Ikuti kontes pra-peluncuran AyoSurvei dan menangkan hadiahnya


Pertanyaan Umum
1. Apakah ayosurvei?

ayosurvei adalah aplikasi facebook yang melayani perusahaan/organisasi/lembaga survei dengan menyelenggarakan survei/polling dan menyampaikan suara/pendapat anda untuk pengembangan produk dan pelayanan lebih baik.

2. Siapa saja pihak yang menggunakan ayosurvei?
ada 2 pihak, yaitu anda sebagai responden/partisipan dan pihak perusahaan/organisasi/lembaga survei sebagai klien ayosurvei.

3. Bagaimana cara kerja ayosurvei?
Ayosuvei akan menyiapkan survei/polling berdasar kriteria yang telah ditetapkan oleh klien kami, kemudian apabila anda memenuhi kriteria tersebut maka anda bisa berpartisipasi dengan cara menjawab survei/polling tersebut.

4. Apa manfaat ayosurvei untuk perusahaan/organisasi/lembaga survei sebagai klien ayosurvei?
Klien ayosurvei memperoleh pendapat dan saran berharga dari anda dalam pengembangan produk dan layanan mereka.

5. Apa manfaat ayosurvei untuk saya sebagai responden/partisipan?
Anda akan memperoleh insentif berupa uang yang dapat anda cairkan setelah mencapai batas minimal pencairan.

6. Apa yang dimaksud survei/polling menurut AyoSurvei?
Survei adalah pemeriksaan atau penelitian secara komprehensif, biasanya dilakukan dengan menyebarkan kuesioner atau wawancara, dengan tujuan untuk mengetahui: siapa mereka, apa yang mereka pikir, rasakan, atau kecenderungan suatu tindakan. Saat ini AyoSurvei baru menyediakan metode penelitian secara kuantitatif dengan mengajukan sejumlah pertanyaan tertutup kepada responden.

7. Mengapa saya memperoleh imbalan untuk menyampaikan pendapat dengan mengisi survei/polling?
Klien ayosurvei bersedia mengeluarkan dana untuk meyakinkan konsumen bahwa produk/layanan mereka adalah yang terbaik. Mereka mencapai hal tersebut dengan cara memahami bagaimana anda berpikir dan berbelanja. Keseluruhan pendapat anda bisa membantu perusahaan untuk meningkatkan produk dan layanan mereka.

8. Berapa insentif/imbalan yang saya peroleh?
Anda akan memperoleh insentif untuk setiap survei/polling yang anda ikuti. Besarnya insentif bervariasi tergantung kompleksitas survei dan jumlah pertanyaan. Sebagai ilustrasi, untuk 25 pertanyaan dengan tingkat kesulitan sedang, anda akan memperoleh Rp 10.000,-. Anda juga akan memperoleh 20% dari perolehan responden yang berhasil anda referensikan kepada kami.

9. Apakah ini MLM? money game? skema piramida ponzi? Apakah AyoSurvei akan membuat kaya raya mendadak?
Bukan. Anda tidak akan mengeluarkan uang sepeser pun. Anda hanya cukup menjawab pertanyaan yang ada dan mendapat komisi untuk itu. AyoSurvei tidak akan membuat anda kaya-raya mendadak. Besarnya komisi yang anda terima tergantung pada banyaknya survei yang diikuti oleh anda dan referal anda.

10. Bagaimana jika jawaban saya salah? Apakah tetap memperoleh komisi?
Tidak ada jawaban salah pada AyoSurvei. Jawaban anda adalah pendapat anda, dan kami menghargai apapun pendapat anda. Semua jawaban adalah benar dan akan memperoleh komisi.

Pendaftaran
1. Apakah saya dikenai biaya untuk mendaftar menjadi responden?
Anda tidak dikenai biaya apapun. Keanggotaan ayosurvei adalah 100% gratis.

2. Bagaimanakah caranya mendaftar sebagai anggota?
Buka menu Profil, lengkapi data profil anda dengan data yang akurat, kemudian klik tombol simpan.

3. Mengapa saya harus mengisi data pribadi?
Informasi ini akan digunakan untuk menentukan apakah anda memenuhi kriteria sebagai peserta dari setiap survei yang ada.

4. Apakah saya boleh mendaftar lebih dari 1 account?
Tidak boleh. Kami secara berkala akan memeriksa setiap member yang terdaftar. Apabila kami menemukan anda melakukan kecurangan dan anda tidak bisa memberikan justifikasi dalam batas waktu yang ditentukan, maka keanggotaan anda akan dihapus.

5. Apakah anggota keluarga saya juga dapat mendaftar?
Boleh, tetapi kami hanya menerima 1 anggota untuk setiap alamat tempat tinggal.

6. Apakah anak-anak dapat mendaftar sebagai anggota?
Tidak, kami hanya menerima anggota yang telah memiliki tanda pengenal (KTP/SIM/Pasport)

Untuk Informasi dan pertanyaan lainnya silahkan klik disini..