Showing posts with label Pengantar Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Pengantar Bisnis. Show all posts

Kata-Kata Bijak Dari CEO Kelas Dunia

* Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.

Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan.

(Frederick Smith, Pendiri Federal Express)


* Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan; pengakuan adalah motivasi terkuat. Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" diantara pujian.

(May Kay Ash,Pendiri Kosmetik Mary Kay)


* Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannnya.

Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, tanpa inspirasi.... kita akan binasa.

(Walt Disney, Pendiri Walt Disney Corporation)


* Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk.

(P.T. Barnum, Anggota Pendiri Sirkus Barnum & Bailey)


* Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak.

(John Naisbitt,)

Pemimpin Umum Naisbitt Group


* Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

(Thomas A. Edison, Penemu dan Pediri Edison Electric Light Company)


* Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.

(Alexander Graham Bell, Penemu dan Mantan Presiden National Geographic Society)


* Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaanAnda. Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan pernah hilang.

(Gordon Van Sauter, Mantan Presiden CBS News)


* Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.

(Charles "Tremendeous" Jones, Presiden Life Management Services, Inc.)


* Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan ...

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik.

(Baron Pierre de Coubertin, Pendiri & Presiden pertama Komite Olimpiade International)


* Orang yang mau berubah dialah yang bakaln maju dan suksess menguasai dunia"

(Aditya Gumay, State University of Medan. Directur of CV. FUZAISTA // ADITH COM CELL)
(Aditya Gumay, State University of Medan. Directur of CV. FUZAISTA // ADITH COM CELL)

PROSES PENERIMAAN UANG DAN PEMBAYARAN / KAS KECIL

Pengertian Kas

Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan.

Kas dapat berupa uang tunai atau simpanan pada Bank yang dapat digunakan dengan segera dan diterima sebagai alat pembayaran sebesar nilai nominalnya,seperti uang kertas dan logam, check dan bilyet giro, simpanan di Bank dalam bentuk giro dan lain-lain.

Ciri-ciri kas adalah :

Dapat digunakan segera sebagai alat bayar sebesar nilai nominalnya, sedangkan alat bayar yang tidak dapat digunakan segera sebagai alat bayar dan tidak sesuai dengan nilai nominalnya tidak dapat

Di golongkan sebagai kas,seperti : Cek mundur, deposito berjangka, surat berharga dan lain-lain.

Fungsi kas dalam suatu perusahaan sangat penting, karena hampir setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan selalu berkaitan dengan kas.Maka TANPA KAS PERUSAHAAN TIDAK AKAN BERJALAN DENGAN LANCAR.

Yang termasuk kas :

  • Uang kertas dan logam
  • Check dan bilyet giro
  • Simpanan di bank dalam bentuk giro
  • Traveler’s cheque : check yang dikeluarkan untuk perjalanan
  • Money Order : surat perintah membayar sejumlah uang tertentu berdasarkan keperluan pengguna
  • Cashier’s order : check yang dibuat oleh bank, untuk suatu saat dicairkan di bank itu juga
  • Bank draft : check atau perintah membayar dari suatu bank yang mempunyai rekening di bank lain, yang dikeluarkan atas permintaan seseorang atau nasabah, melalui penyetoran lebih dulu di bank pembuat.

Yang tidak termasuk kas :

  • Past dated check (cek mundur)
  • Certificate of deposito (deposito berjangka)
  • Notes (wesel/promes)
  • Marketable securities (surat-surat berharga)
  • Kas yang disisihkan untuk tujuan tertentu dalam bentuk dana, misalnya untuk pembayaran deviden, pelunasan pinjaman obligasi.
  • Dari uraian di atas, maka kas mempunyai kriteria sebagai berikut :
  • Diakui secara umum sebagai alat pembayaran yang syah
  • Dapat dipergunakan setiap saat diperlukan
  • Penggunaannya bersifat bebas
  • Dikirim sesuai dengan nilai nominalnya


Pengertian Kas Kecil
Kas kecil adalah uang yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil, dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek.

Dana kas kecil dipisahkan dari kas besar dan diserahkan kepada seorang kasir kas kecil, yang akan mempertanggungjawabkan setiap pengeluaran. Adapun pemengang kas kecil bisa diserahkan kepada staf yang ada di unit-unit kerja.

Kas kecil ini biasa disimpan di dalam cash register, dan besarnya jumlah kas kecil berdasarkan kebutuhan atau pengeluaran yang sifatnya relatif tetap dari masing-masing unit kerja dalam jangka waktu tertentu.

Kas Kecil (Petty cash) adalah kas yang digunakan untuk melakukan pembayaran atas pengeluran-pengeluaran kecil/rutin perusahaan/instansi dan meliputi jumlah yang relatif kecil. Kas kecil biasanya digunakan untuk membiayai hal-hal yang sifatnya rutin dan relatif kecil, misalnya dibawah Rp 5.000.000,- sedangkan

Kas Besar biasanya digunakan untuk melakukan semua penerimaan kas dan pengeluaran kas yang jumlahnya relatif besar, misalnya hutang dagang, biaya gaji, pembelian barang/alat berat dan lain-lain.



Tujuan dibentuknya Kas Kecil

Untuk menangani masalah perlengkapan/perbekalan kantor yang dilakukan oleh suatu bagian di kantor biasanya berdasarkan langkah-langkah berikut:

  1. Untuk menghindari cara-cara pembayaran pengeluaran yang relatif kecil dan mendadak, yang tidak ekonomis dan tidak praktis.
  2. Meringankan beban para staf dalam memberikan pelayanan secara optimal kepada pelanggan termasuk relasi bisnis pimpinan. Contoh :
    Pimpinan kedatangan tamu mendadak dan untuk menjamu tamunya rasanya tidak ekonomis dan tidak praktis kalau stafnya melakukan pembayaran pengeluaran dengan cek.
  3. Untuk mempercepat kegiatan atasan yang mempergunakan dana secara mendadak dan tidak terencana.



Pembayaran melalui Kas Kecil

Setiap pengeluaran dana kas kecil harus mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang. Bukti pengeluaran nya harus disimpan bersamaan dengan sisa uang yang ada pada cash box, karena pemegang kas kecil harus dapat mempertanggungjawabkan uang yang diserahkan. Jadi pemengang kas kecil harus membuat bukti pembukuan (Voucher) sehingga pemengang kas kecil dapat membuktikan dan menunjukkan uang yang tersisa ditambah dengan seluruh jumlah pengeluaran yang tertera dalam bukti pengeluaran berjumlah sama dengan jumlah keseluruhan.

Bukti pembukuan kas kecil (voucher) harus mencantumkan secara jelas nomor vocher, empat, tanggal pengeluaran, pihak yang dibayar, pihak yang menerima pembayaran , perkiraan, jumlah barang, harga, nama dan tandatangan pihak yang berwenang.

Pembayaran melalui kas kecil dilakukan untuk hal-hal sbb:

  1. Pengeluaran kas kecil, biasanya sudah ditentukan batas maksimum setiap terjadi pengeluaran-pengeluaran
  2. Pengeluaran kas kecil tidak dibolehkan untuk pemberian pinjaman pada staf
  3. Bukti pengeluaran kas kecil harus ditandatangani oleh pemengang kas kecil
  4. Bila ada bukti-bukti pembayaran, seperti kwitansi, faktur atau bukti-bukti pendukung lainnya harus dilampirkan pada bukti pengeluaran kas.



Tugas Sekretaris Dalam Mengelola Kas Kecil

Salah satu tugas sekretaris adalah mengelola kas kecil. Kas kecil bagi sekretaris digunakan untuk mendanai pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil seperti dana konsumsi, parkir, prangko, pembersih lantai, pembersih kaca, transpor mengantar surat, atau uang makan sopir dalam perjalanan. Untuk mengelola Kas kecil maka yang perlu dilakukan oleh sekretaris adalah :

  1. Sekretaris harus dapat mengatur/merencanakan penggunaan dana kas kecil dan membuat catatan keuangan atas segala pengeluaran kas kecil sebagai bahan pertanggungjawaban keuangan untuk dibukukan oleh bagian keuangan perusahaan.
  2. Uang sebaiknya disimpan dengan aman. Ditaruh di peti uang, setiap tutup kantor peti uang disimpan di lemari besi atau di laci meja dengan dikunci secara aman.
  3. Segala pengeluaran harus ada bukti-bukti pengeluaran (dokumen lengkap) yang dapat dipertanggungjawabkan serta sah menurut hukum. Bagi sekretaris yang penting hanya bukti-bukti pengeluaran, setelah akhir bulan semuanya terkumpul, dibuatkan laporan petty cash dan barulah bagian keuangan dapat membukukannya dalam kas perusahaan. Setiap hari bukti pengeluaran dicatat dan diberi nomor urut, jangan menunda pekerjaan pencatatan agar terhindar dari kekeliruan perhitungan. Bukti-bukti pengeluaran seperti kwitansi, atau bon kontan dihimpun dan disimpan sebaik-baiknya.
  1. Melakukan pencatatan pengeluran kas kecil pada buku kas kecil. Bisa berdasarkan :
    • Sistem Dana Tetap (imprest fund system) yaitu sistem yang menentukan besarnya rekening jumlah kas kecil selalu tetap. Sistem ini umum digunakan di perusahaan. Dalam sistem ini jumlah uang yang dikelola oleh pemegang kas kecil tetap dari waktu ke waktu.
    • Sistem Dana Tidak Tetap (fluctuation fund system) yaitu sistem yang tidak menetapkan besarnya kas kecil tetap melainkan berubah-ubah (fluktuasi) sesuai dengan transaksi yang menyangkut kas kecil. Adapun bentuk buku kas kecil dapat disusun bentuk T (dibagian kiri debet/pemasukan dan dibagian kanan kredit/pengeluaran).
  2. Mempertanggungjawabkan dana kas kecil yang disertai dengan rekapitulasi pengeluaran uang yang dibebankan ke perkiraan yang sama.


Pengisian Kas Kecil

Jadi bila jumlah uang yang terdapat dalam kas kecil sudah menipis, maka dana harus diisi dengan cara :

  1. Pemegang kas kecil mengajukan permintaan pada bendahara kas
  2. Pemegang kas kecil menyiapkan daftar pengeluaran yang dilampiri bukti-bukti pengeluaran kas kecil.
  3. Apabila sudah sesuai dengan ketentuan, maka bendahara kas akan memberi tanda persetujuan pada formulir permintaan dan memberikan dana sebesar jumlah kas kecil yang telah dikeluarkan.

Metode Imprest

Adalah metode pembukuan kas kecil dimana jumlah rekening kas kecil selalu tetap. Setiap terjadi pengeluaran, pemegang kas kecil tidak langsung melalukan pencatatan, tapi hanya mengumpulkan bukti-bukti pengeluarannya.

Pada waktu yang telah ditetapkan, bila dana kas kecil sudah hampir habis baru dilakukan pembukuan berdasarkan bukti-bukti pengeluaran, kemudian pemegang kas kecil mengajukan pembentukan dana kas kecil kepada bendahara kas yang besarnya sesuai dengan pembukuan dan bukti-bukti pengeluaran, sehingga dana kas kecil tetap dalam jumlah semula.

Langkah-langkah operasional metode imprest sbb:

  1. Pembentukan dana kas kecil dimana pemegang kas kecil diserahi sejumlah uang tunai untuk pembayaran pengeluaran-pengeluaran yang diprediksikan dapat memenuhi kebutuhan dalam jangka waktu tertentu.
  2. Dana kas kecil digunakan untuk pembayaran pengeluaran-pengeluaran .
  3. Setelah dana kas kecil habis, kasir kas kecil melakukan pembentukan dana kas kecil kembali yaitu dengan mengisi sebesar jumlah pengeluaran.

Keuntungan metode imprest :

  • Menghemat waktu bagi kasir kas kecil, karena tidak diganggu setiap kali terjadi pembelian atau pengeluaran kas kecil.
  • Menghemat waktu dalam pembukuan pengeluaran rekening nominal.

    Metode Fluktuasi

    Pengisian kas kecil pada waktu tertentu selalu sama setiap terjadi pengeluaran. Pemengang kas kecil harus melakukan pencatatan dengan mengkredit kas kecil setiap terjadi pengeluaran kas kecil.

    Karena pengeluaran setiap periode tidak sama, sedangkan pengisian dana kas kecil pada setiap periode dalam jumlah yang sama, maka jumlah rekening kas kecil akan selalu berubah sesuai dengan fluktuasi pengeluaran yang terjadi.

Macam/Jenis Peranan Manajemen/Peran Manajer Dalam Organisasi Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki manajemen yang memegang berbagai peranan penting yang menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk diwujudkan bersama. Ada banyak peran yang harus dimainkan / diperankan para manajer secara seimbang sehingga diperlukan orang-orang yang tepat untuk menjalankan peran-peran tersebut.

Manajemen yang baik haruslah berperan sesuai dengan situasi dan kondisi pada perusahaan atau organisasi. Menajemen yang tidak bisa menjalankan peran sesuai tuntutan perusahaan dapat membawa kegagalan.

Berikut ini adalah Peranan Manajemen yang harus diperankan para Manajer :

1. Peran Interpersonal

Yaitu hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya, meliputi ;

- Figurehead / Pemimpin Simbol : Sebagai simbol dalam acara-acara perusahaan.

- Leader / Pemimpin : Menjadi pemimpin yag memberi motivasi para karyawan / bawahan serta mengatasi permasalahan yang muncul.

- Liaison / Penghubung : Menjadi penghubung dengan pihak internal maupun eksternal.

2. Peran Informasi

Adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi, meliputi ;

- Monitor / Pemantau : Mengawasi, memantau, mengikuti, mengumpulkan dan merekam kejadian atau peristiwa yang terjadi baik didapat secara langsung maupun tidak langsung.

- Disseminator / Penyebar : Menyebar informasi yang didapat kepada para orang-orang dalam organisasi.

- Spokeperson / Juru Bicara : Mewakili unit yang dipimpinnya kepada pihak luar.

3. Peran Pengambil Keputusan

Adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain, meliputi ;

- Entrepreneur / Kewirausahaan : Membuat ide dan kreasi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja unit kerja.

- Disturbance Handler / Penyelesai Permasalahan : Mencari jalan keluar dan solusi terbaik dari setiap persoalan yang timbul.

- Resource Allicator / Pengalokasi Sumber Daya : Menentukan siapa yang menerima sumber daya serta besar sumber dayanya.

- Negotiator / Negosiator : Melakukan negosiasi dengan pihak dalam dan luar untuk kepentingan unit kerja atau perusahaan.

Perbedaan Bentuk Struktur dan Sifat-Sifat Pasar Konsumen - Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli

1. Pasar Persaingan Sempurna

Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.

Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

  • Jumlah penjual dan pembeli banyak
  • Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
  • Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
  • Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
  • Posisi tawar konsumen kuat
  • Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
  • Sensitif terhadap perubahan harga
  • Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar


2. Pasar Monopolistik

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopolistik :

  • Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
  • Mirip dengan pasar persaingan sempurna
  • Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
  • Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
  • Relatif mudah keluar masuk pasar

3. Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya.

Sifat-sifat pasar oligopoli :

  • Harga produk yang dijual relatif sama
  • Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
  • Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
  • Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

4. Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :

  • Hanya terdapat satu penjual atau produsen
  • Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
  • Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
  • Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
  • Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
  • Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Tambahan :

  • Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.
  • Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.

KEWIRAUSAHAAN


Banyak ahli berpendapat yang tidak sama mengenai kewirausahaan, seperti pendapat yang dikemukakan oleh Timmons yang mendefenisikan kewirausahaan sebagai tindakan kreatif manusia membangun sesuatu bernilai dari tiada satu apapun. Dalam defenisi ini, kewirausahaan dipandang sebagai kemampuan memburu kesempatan tanpa menghiraukan keterbatasan sumber yang dimiliki. defenisi lain disampaikan oleh Zimmerer bahwa kewirausahaan merupakan hasil dari disiplin, proses sistematis dari aplikasi kreatifitas dan inovasi kebutuhan dan kesempatan.

Beberapa kesamaan unsur yang membentuk pengertian kewirausahaan (Dollinger), karakteristik kewirausahaan mencakup:

  • Kreatifitas dan inovasi
  • Pengumpulan sumber daya dan pendirian suatu organisai.
  • Mencari keuntungan dan pertumbuhan usaha dengan di biayai resiko dan ketidakpastian.

Dewasa ini dunia kewirausahaan nampaknya sudah mulai diminati masyarakat luas, namun karena kurangnya informasi, banyak orang merasa masih belum jelas tentang aspek aspek apa saja yang melingkupi dunia wiraswasta.sebagian orang beranggapan bahwa kewiraswastaan adalah dunianya kaum pengusaha besar dan mapan, lingkungannya para direktur dan pemilik PT, CV serta berbagai bentuk perusahaan lainnya.Oleh karenanya kewiraswastaan sering dianggap sebagai wacana tentang bagaimana menjadi kaya, sedang kekayaan itu seakan akan menjadi simbol keberhasilan dari kewiraswastaan.

KREATIVITAS DAN INOVASI

Kreativitas merupakan kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam memecahkan berbagai persoalan dan memanfaatkan peluang.sedangkan inovasi adalah kemampuan yang dimiliki seorang wirausahawan untuk menerapkan kreatifitas dalam rangka memecahkan persoalan-persoalan dan peluang untuk meningkatkan dan memperkaya kehidupan.

Inovasi yang dapat diciptakan seorang wirausahawan antara lain:

  • Penawaran produk atau jasa baru
  • Penggunaan teknologi atau metode baru
  • Penciptaan pasar sasaran yang baru
  • Penggunaan sumber pasokan bahan baku dan sumber bahan lain yang baru.
  • Penciptaan bentuk organisasi industri yang baru

PERANAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA

Menurut Samuelson kewirausahan merupakan salah satu faktor produksi yang sangat menentukan keunggukan bersaing perusahaan. Sementara menurut Yudohusodo agar perusahaan dapat berkembang baik maka perusahaan harus mempunyai beberapa unsur, yaitu:

  • Harus ada inofator, yang mempunyai ide dalam mengembangkan perusahaan
  • Adanya businessman yang mempunyai sense of business yang mampu menterjemahkan rencana inovasi menjadi hal yang nyata dan menghasilkan profit
  • Entrepreneur yang memiliki entrepreneurship yang mampu menggerakkan dan mengorganisasikan gagasan menjadi kegiatan nyata
  • Harus ada manajer yang memilki managerial skil yang memillki kemampuan mengelolah perusahaan
  • Harus ada expert yang mempunyai keahlian bidang-bidang tertentu agar perusahaan kuat

TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN USAHA

Tahap-tahap pengembangan usaha yang harus dimiliki seorang wirausahawan antara lain:

  • Memiliki ide usaha
  • Penyaringan ide/ konsep usaha
  • Pengembangan rencana usaha(business plan)
  • Implementasi rencana usaha dan pengendalian usaha

MENTALITAS WIRAUSAHAWAN

Menjadi seorang wiraushaan yang sukses memang di perlukan berbagai faktor pendukung. Antara lain mental atau bakat. Meskipun belum banyak penelitian ilmiah mengenai mental atau keperibadian wirausahawan, namun ada beberapa fakta maupun asumsi yang menerangkan ada perbedaan karakter antara wirausahawan dengan non wirausahawan. Perbedaan itu tumbuh karena kebiasaan atau pengaruh lingkungan. Sebagian dari kebiasaan itu adalah :

  • Menghitung untung rugi setiap tindakan / keputusan yang diambil.
  • Melihat peluang dan menganalisis kebutuhan pasar.
  • Mengelola sumber daya (planning organizing, directing, controlling)
  • Bekerja keras secara konstan dan mencari solusi bagi masalahnya
  • Kebiasaan “jatuh bangun” sehingga tidak lagi takut membuat keputusan.

Selain itu masih ada faktor lain yang turut menentukan seseorang bisa menjadi wirausahawan yang sukses antara lain:

  • Kreatif dan inovatif
  • Tegar dan ulet
  • Pekerja keras
  • Pola piker multi-tasking
  • Berani mengambil resiko

CIRI CIRI WIRAUSAHA YANG BERHASIL

Seorang wirausaha yang efektif dan sukses mempunyai beberapa sifat dan keperibadian antara lain:

  • Percaya diri
  • Berorientasikan kemanusiaan
  • Berorientasikan tugas dan keputusan
  • Sikap keaslian ide dan kreatif
  • Berorientasiakan masa depan
  • Bersedia mengambil resiko
  • Kemampuan membuat keputusa
  • Berorientasikan perencanaan
  • Kemampuan mendirikan perusahaan
  • Kemampuan manajemen

BENTUK DAN RESIKO BISNIS KECIL

BENTUK BISNIS KECIL

Pengertian yang diberikan oleh komittee for economic depelopment, yang mengemukakan ciri ciri sebuah bisnis kecil adalah:

a. Manajemennya dilakukan secara bebas dan biasanya pemilik langsung menjadi manajer.

b. Modal berasal dari pemilik atau kelompoknya.

c. Daerah operasinya bersifat lokal dan si pemilik bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi bisnis.

d. Dalam hal usaha industri ukuran besar dan kecil itu sangat relatif. Suatu bisnis dikatakan kecil jika dibandingkan dengan bisnis sejenisnya.

Kegiatan bisnis kecil yang bergerak dalam bidang perdagangan dapat diklasifikasikan secara garis besarnya, yaitu:

a. Skala besar, dengan modal lebih dari Rp.200 juta

b. Skala menengah dengan modal Rp.25 - Rp.100 juta

c. Skala kecil dibawah Rp.25juta

Perbandingan antara bisnis kecil dengan bisnis besar:

Bisnis kecil

Bisnis besar

v Umumnya pemilik jadi manajer

v Daerah operasi lokal

v Organisasi sederhana

v Pemilik intim dengan karyawan

v Banyak kegagalan

v Pemilik serba bisa

v Manajer bukan pemilik

v Regional atau nasional organisasi kompleks

v Pemilik tidak kenal karyawan

v Jarang yang gagal

v Manajemen spesialis

RESIKO BISNIS KECIL

· Bisnis kecil kehidupannya sangat di pengaruhi oleh kondisi ekonomi pada umumnya, lokasi bisnis, persaingan, kualifikasi pemilik dan efektifitasnya menjalankan bisnis.

· Banyak bisnis kecil tidak sanggup menemukan usahanya karena alasan- alasan di atas. Akan tetapi ada pula bisnis kecil yang berhenti karena meninggalnya pemilik.

· Dari sekian banyak usaha maka usaha di bidang perdagangan eceran paling banyak mengalami kegagalan. Kemudian disusul dengan usaha pertambangan dan pabrik, dan berikutnya usaha dalam bidang konstruksi.

· Kurangnya keterampilan manajemen, karena pekerjaan makin banyak dan kompleks, menimbulkan kurangnya pengawasan dan tanggung jawab juga merupakan faktor penyebab kegagalan bisnis kecil.

· Unsur- unsur ketidakmampuan manajemen ini dapat diperinci sebagai berikut:

a. Modal kurang mencukupi

b. Lokasi kurang menguntungkan

c. Membeli barang terlalu banyak

d. Kurang mengawasi persediaan barang

e. Keadaan ekonomi kurang menguntungkan

f. Pengeluaran dan tanggungan biaya terlalu besar

g. Mengambil kredit tidak penuh perhitungan

h. Tidak mengadakan pembukuan yang baik

i. Mengadakan ekspansi yang terlalu berlebihan

j. Tanggungan biaya tetap terlalu besar.